Apa apanya

Tampilkan postingan dengan label Inspirasiq. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasiq. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Maret 2013

Indahnya silaturrahmi...

Hemmm...

Siapa sangka di pagi yang terhitung cerah, bisa dapet inspiring word yang super banget...

Lagi-lagi dari kakakq..

Berawal dari hutan beton Vs. hutan jadi, hingga terlontarlah sebuah pesan..

"Adaptasi tapi bukan berarti membohongi nurani buat betahin diri"

singkat,, tidak bertele-tele, tapi pas banget dengan situasiku saat ini...

Trimaksih kakak,, keisenganq pagi ini,, meninggalkan pesan super darimu..
Insyaallah akan aq pegang..


Terimaksih Tuhanq.. Untuk mereka yang menyayangiku,, untuk segala nikmatMu..
semoga kami senantiasa menjadi mereka yang lebih baik di mataMu..

Jumat, 27 April 2012

Hidup Cuma Sekali

Kutipan:

"Kebahagiaan tidak akan kekal meski membuat qt senang.
Kesedihan tak akan mengembalikan kepada qt sesuatu yang hilang.
Yang lalu telah sirna. Yang diharap masih belum pasti.
Yang qt miliki adalah waktu hidup saat ini. Dan hidup ini hanya SEKALI. 
Hiasilah hidup ini dengan hal-hal yang bermanfaat dunia akhirat. 
Yang tidak melalaikan kita dari mengingat Nya, Selalu."

Sangat mengena,, inspiratif,, sekaligus menohok.

Jumat, 30 Maret 2012

Perenungan..

Sebuah cerita yang sangat inspiratif. Sederhana tapi mengena. 

Mengajarkan kita untuk mawas diri. Semua yang katanya "milik kita" sejatinya hanyalah titipan. Setiap saat bisa saja diambil oleh Sang Pemilik Sejati. Nikmat kebahagiaan, cobaan kesedihan, silih berganti datang. Tidak ada yang sia-sia. Dibalik kebahagiaan Dia mengajarkan kita untuk bersyukur, tidak lupa diri. Dibalik setiap kesulitan, Dia mendidik kita untuk menjadi lebih; lebih kuat, lebih tabah, lebih sabar. 

Smuanya akan berlalu, silih berganti datang, senantiasa mengajarkan kita untuk jadi hambanya yang lebih baik bagi mereka yg mau belajar dan memperbaiki diri.




So,, DO THE BEST TO BE BETTER ,, semuanya akan berlalu..
Di ambil dari http://www.michaelyamin.net/?ct=2&id=10001010 . Berikut ceritanya..




Dan Ini Pun Akan Berlalu
Seorang petani kaya mati dan meninggalkan kedua putranya.
Sepeninggal ayahnya, kedua putra ini hidup bersama dalam satu rumah. Sampai suatu hari mereka bertengkar dan memutuskan untuk berpisah dan membagi dua harta warisan ayahnya. Setelah harta terbagi, masih tertingal satu kotak yang selama ini disembunyikan oleh ayah mereka.
Mereka membuka kotak itu dan menemukan dua buah cincin di dalamnya, yang satu terbuat dari emas bertahtakan berlian dan yang satu terbuat dari perunggu murah. Melihat cincin berlian itu, timbullah keserakahan sang kakak, dia menjelaskan, “Kurasa cincin ini bukan milik ayah, namun warisan turun-temurun dari nenek moyang kita. Oleh karena itu, kita harus menjaganya untuk anak-cucu kita. Sebagai saudara tua, aku akan menyimpan yang emas dan kamu simpan yang perunggu.”
Sang adik tersenyum dan berkata, “Baiklah, ambil saja yang emas, aku ambil yang perunggu.” Keduanya mengenakan cincin tersebut di jari masing-masing dan berpisah.
Sang adik merenung, “Tidak aneh kalau ayah menyimpan cincin berlian yang mahal itu, tetapi kenapa ayah menyimpan cincin perunggu murahan ini?” Dia mencermati cincinnya dan menemukan sebuah kalimat terukir di cincin itu: INI PUN AKAN BERLALU. “Oh, rupanya ini mantra ayah…,” gumamnya sembari kembali mengenakan cincin tersebut.
Kakak-beradik tersebut mengalami jatuh-bangunnya kehidupan. Ketika panen berhasil, sang kakak berpesta-pora, bermabuk-mabukan, lupa daratan. Ketika panen gagal, dia menderita tekanan batin, tekanan darah tinggi, hutang sana-sini. Demikian terjadi dari waktu ke waktu, sampai akhirnya dia kehilangan keseimbangan batinnya, sulit tidur, dan mulai memakai obat-obatan penenang. Akhirnya dia terpaksa menjual cincin berliannya untuk membeli obat-obatan yang membuatnya kecanduan.
Sementara itu, ketika panen berhasil sang adik mensyukurinya, tetapi dia teringatkan oleh cincinnya: INI PUN AKAN BERLALU. Jadi dia pun tidak menjadi sombong dan lupa daratan.
Ketika panen gagal, dia juga ingat bahwa: INI PUN AKAN BERLALU, jadi ia pun tidak larut dalam kesedihan.
Hidupnya tetap saja naik-turun, kadang berhasil, kadang gagal dalam segala hal, namun dia tahu bahwa tiada yang kekal adanya. Semua yang datang, hanya akan berlalu.
Dia tidak pernah kehilangan keseimbangan batinnya, dia hidup tenteram, hidup seimbang, hidup bahagia.

Kamis, 27 Oktober 2011

Bicara baik Atau D I A M

Tidak semua orang kebal dengan kata-kata ceplas ceplos, cenderung kasar dan tidak jelas apa maksudnya. Beruntung jika disekelilingmu tidak ada orang yang 'sensitif'. Berhati-hatilah..

Tidak sedikit orang yang 'hancur' karena keteledorannya menjaga lisan. Jangan memikirkan apa yang telah kau ucapkan tapi ucapkanlah apa yang telah kau pikirkan, pastikan lawan bicaramu tidak akan salah persepsi atau bahkan tersinggung dengan ucapanmu.

Rosululloh sebagai teladan kita pernah berpesan yang intinya bicaralah yang baik atau diam. Sebuah pesan yang sangad terang bukan??!! So,, don't forget y..*teruntuk terutama untuk penulis,, yupz,, saiya sendiri*

Rabu, 12 Oktober 2011

13 Nasehat Kehidupan.

13 Nasehat Kehidupan...
1. Jika kita memelihara kebencian dan dendam, maka seluruh waktu dan pikiran yang kita miliki akan habis dan kita tidak akan pernah menjadi orang yang produktif.
2. Kekurangan orang lain adalah ladang pahala bagi kita untuk memaafkannya, mendoakannya, memperbaikinya dan menjaga aibnya.
3. Bukan gelar atau jabatan yang menjadi orang menjadi mulia. Jika kualitas pribadi buruk, semua itu hanyalah topeng tanpa wajah. 
4. Ciri seorang pemimpin yang baik akan nampak dari kematangan pribadi, buah karya, serta integrasi antara kata dengan perbuatannya. 
5. Jika kita belum bisa membagikan harta, kalau kita tidak bisa membagikan kekayaan, maka bagikanlah contoh kebaikan. 
6. Jangan pernah menyuruh orang lain sebelum menyuruh diri sendiri, jangan pernah melarang orang lain sebelum melarang diri sendiri. 
7. Pastikan kita sudah bersedekah hari ini, baik dengan materi, dengan ilmu, tenaga, atau minimal dengan seyuman yang tulus. 
8. Para pembohong akan dipenjara oleh kebohongannya sendiri, orang yang jujur akan menikmati kemerdekaan dalam hidupnya. 
9. Bila memiliki banyak harta, kita akan menjaga harta. Namun jika kita memiliki banyak ilmu, maka ilmulah yang akan menjaga kita. 
10. Kalau hati kita bersih, tak ada waktu untuk berpikir licik, curang atau dengki sekalipun. 
11. Bekerja keras adalah bagian dari fisik, bekerja cerdas merupakan bagian dari otak, sedangkan bekerja ikhlas ialah bagian dari hati.
12. Jadikanlah setiap kritik bahkan penghinaan yang kita terima sebagai jalan untuk memperbaiki diri. 
13. Kita tidak pernah tahu kapan kematian akan menjemput kita, tapi kita tahu persis seberapa banyak bekal yang kita miliki untuk menghadapinya. 


Diambil dari 13 Nasehat Kehidupan ,, terimakasieh banyak buwad my sista Puri Khatulistiwa Sari yg telah memberikan link ini pada saya. Sungguh inspiratif. Untuk saya saat ini,, poin ke 11 adalah nasehat yg paling mengena,, secara saya anak kemaren sore yg sedang belajar untuk mengabdi*red_buroh*.. :D 

Dan terakhir,, semoga tulisan ini tidak hanya memberi inspirasi pada saiya,, tapi juga kalian. Trimakasieh..

Jumat, 12 Agustus 2011

T vs D

Ada yang beda hari ini,, saya berangkat kepagian.. Ahihi... Mimpi g ya...

Hemm,, ternyata menyenangkan ya berangkat gak telat. Ngelakuin aktifitas apapun jadi ringan, menyenangkan, g gradag grudug. Hehee... Maklumlah,, mungkin karna dari jaman sekolah, kuliah smpe kerja,, saya tergolong anak telaTan bukan telaDan.

TelaTan udah jadi sarapanq sehari2. Banyak cerita konyol akibat kebiasaan burukq ini.

Waktu SMP saking mepetnya waktu berangkat kesekolah, ngebut di jalanan tidak bisa d hindarkan. Alhasil, tak terhitung berapa kali saya terpaksa nyium aspal di pertigaan, kena makian banyak orang, rok sobek sana sini. Meski memelukan, kerinduan akan masa2 itu seringkali datang *curcol*. Masa2 indah d sekolah..

Tak berhenti sampai d jaman sekolah, jaman kuliah pun, kebiasaan buruk telaTan masie berlanjut. Lari2an dari depan parkiran ke lantai tiga lab kampus hampir tiap hari. Itung2 olah raga kali y. :p *sebuah pembelaan diri*

Klo yang namanya udah kebiasaan emang susah buwad d ilangin. Lusus kuliah kemudian kerja, tapi masie saja jadi anak telaTan. *gedeg pindo*. Masie inget jaman awal2 d kantorq ini, *ngakak dulu*, dengan PD'nya sering banget saya telat dan tanpa merasa bersalah cuek bebek asal aja masuk k barisan apel walopun itu lg do'a *parah*.

Hemm, 3 bulan berlalu, sedikit mikir, klo telat gitu mod bwad ngapa2in kok jelek y.. Kerja jd g semangad.

Dan ahirnya,, HARI INI SAYA TIDAK TELAT. *baru gitu aja udah bangga* Untuk ukuran saya yg dari dulu udah telaTan, 3 hari berturut2 g telat adalah rekor hebat. Semoga,, hari2 berikutnya terus berlanjut. Amien..

Manusia d beri akal buwad berpikir, d beri kekuatan bwad berusaha, d beri kesempatan untuk memperbaiki diri.

Trimakasih Tuhanq,, masih Engkau beri kesempatan hamba untuk berbenah, berusaha menjadi insanMu yang lebih baik lagi. Puji syukurq hanya pada_Mu. Semoga senantiasa hamba tergolong hamba_Mu yang slalu berupaya menggapai ridho_Mu. Amien.

NB: untuk penulis,, semangadnya d jaga y,, jgn sampe pasang surut kaya ombak d laut.

Rabu, 27 Juli 2011

Tanya apa...

Apa Yang Paling Dekat Dengan Kita?

Suatu hari,
Imam Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya.

Ia bertanya :
Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?
Mereka menjawab:
Orang tua, guru, kawan, dan sahabat.
Ia menjawab:
Benar, tapi yang paling dekat dengan kita adalah mati. Sebab setiap yang bernyawa pasti akan mati.

Lalu ia meneruskan:
Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini?
Mereka menjawab:
"Negara Cina, bulan, matahari dan bintang-bintang.”
Ia menjawab:
Benar, tapi yang paling jauh adalah masa lalu. Dengan cara apapun kita tidak dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu, kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama.

Kembali Imam Ghazali bertanya:
Apa yang paling besar di dunia ini?
Mereka menjawab:
Gunung, bumi dan matahari.
Ia menjawab:
Semua benar, tapi yang paling besar adalah nafsu. Kita harus berhati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.

Selanjutnya:
Apa yang paling berat di dunia ini?
Ada yang menjawab:
Besi dan gajah.

Ia menjawab:
Semua jawaban benar, tapi yang paling berat adalah ****ang amanah.
Pertanyaan kelima:
Apa yang paling ringan di dunia ini?
Ada yang menjawab:
kapas, angin, debu dan daun-daunan.
Ia menjawab:
Semua benar, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah meninggalkan sholat. Gara-gara pekerjaan, kita meninggalkan sholat.

Dan terakhir:
Apakah yang paling tajam di dunia ini?
Mereka menjawab serentak:
Pedang.
Ia menjawab:
Benar, tapi yang paling tajam adalah lidah manusia. Karena lidah, manusia selalu bisa menyakiti hati dan melukai perasaan saudara sendiri.

sumber: http://melihat-lebih-dekat.blogspot.com/search/label/Renungan

Kamis, 07 Juli 2011

Kisah Elang di Lingkungan Ayam

Sebuah kisah yg cukup inspiratif. Untuk memotifasi diri,, jangan larut dalam keadaan,, karna kita juga bisa mengkondisikan linkungan. Tergantung seberapa besar kemauan kita untuk mau mengkondisikan lingkungan.

Seorang elang yg sebenarnya bisa terbang membelah langit,, tpi karna terbiasa menganggap dirinya ayam hingga ahir hidupnya tak pernah terbang walau sedetikpun.

Untuk cerita lengkap,, silahkan baca d Elang di Lingkungan Ayam