Apa apanya

Rabu, 17 Oktober 2012

.................

Hach................


Ingin...

Menghapusmu, Mengeluarkan segala kenangan dari ingatan...
Masukin dalam peti harta karun rangkap 7 dengan gembok baja segede gambreng..
Menguburkannya dalam-dalam disamudra terdalam di bulan.. *emang bisa?*

Selasa, 16 Oktober 2012

Miss u so much...

Gunung.. mana gungung........

Rindu puncak gunung...
Rindu jalan setapak berbatu,, jurang-jurang yang menganga di sepanjang jalan, ancaman pacet dimana-mana....

Rindu pada angin, air, tanah, rerumputan liar, ilalang, jajaran pohon yang tumbuh tak beraturan...

Memimpikan harum daun teh,, aroma tanah basah...

Rindu kebebasan....

Merindukan taburan bintang diantara pucuk-pucuk pinus...

Hangatnya kebersamaan bersama kawand yang mampu menepis dinginnya malam...

Kehangatan, kebersamaan, kesahajaan, kejujuran, keindahan, kedamaian, kebebasan...
Yang selalu menenangkan kegundahan hati yang lelah...
Lelah pada kebisingan, kemunafikan..
Dan selalu rindu pada pelukan air, bisikan angin.... Kehangatan alam.

Merindukan keberadaanmu dismapingku... :D

Kamis, 30 Agustus 2012

under presure

Lelah,,
rapuh,,
ingin sejenak bersandar...
sekedar menghirup O2 dan mengeluarkan CO2 dengan pelan...
meresapi waktu,,
yang bgitu cepat berlari...
meninggalkan setitik dendam kusumat...

Kamis, 23 Agustus 2012

permen ini itu

Bosan...
denan segala macam permen...

permendagri 54 lah,, apalagi permen rifampicin, pyramidin, suprasid, amoksilin..

Menantikan saat bsa menaklukan permen ini itu... *hope

Kamis, 12 Juli 2012

...?????!!!!.....

Sudah lama jemariq tidak menari d atas panggung key board bwad mencorat coret halaman blog ini...

Miss u so much tong sampahku,, my blogy.. Xixixi... Kesibukan(ngopo ya) hampir membuatq melupakanmu *untung saja hanya hampir*

G tau mau nulis apa,, yach... Biarkan saja sang jemari menari sekehendak hatinya.. Mau nari saman, kecak atau lilin... Asal jangan mencak2.. Wkwkwk *garing kriuk2...

Singkat kata,, sbenere mau curcol sie,,,
Saiya bosand dengan rutinitas akhir2 ini,, dan sangad merindukan rutinitasq dulu. Yupz,, jalan2 makan2 n yg g boleh ktinggalan poto2... Xixixi,, sangad merindukan masa2 itu,, saat sayapq bebas mengepak n berbelok kesegala penjuru. Hemm,, betapa berharganya saat2 itu..

Luka


Semua luka akan sembuh, tapi tidak semuanya akan hilang.

Beberapa luka akan menyisakan bekas—tanda bahwa sebuah peristiwa pernah ada. Memang tak ada lagi darah, nanah, daging yang koyak, atau kulit tersayat. Tapi jejak terlanjur terpacak dan manusia biasa tak bisa mengulang waktu untuk kembali ke masa lalu.

Benar, kita bisa melupakan saat-saat kita bersedih dan terluka, tetapi sakitnya tetap akan terkenang; dada yang perih, perasaan yang tak pernah cukup diwakilkan pada kata-kata. Barangkali sudah kering air mata, dan kita tak perlu menangis lagi, tetapi sensasi hangat yang menjalar di tebing pipi kita masih akan tetap terasa: saat-saat di mana kita jadi manusia yang lupa cara bicara.

Lalu pada saatnya kita akan tertidur, barangkali karena kelelahan. Dan ketika kita bangun, entah apa yang terjadi: dada kita sakit seperti baru saja dihantam ladam. Napas kita jadi berat, ada jerit yang menggumpal jadi sesak yang mengganjal di leher kita yang majal.

Sesungguhnya, di sanalah kita ingin sendiri: mengasingkan diri dari kebisingan, mengakrabi ruang-ruang hati milik kita masing-masing. Bukan untuk jadi pengecut: Kita ingin sendiri karena kita menyadari bahwa kita manusia biasa yang mungkin terluka.

Kita hanya ingin sendiri. Sendiri saja. Sesekali menangis tidak apa-apa.


Diambil dr L U K A ,,